Lenggak Lenggok Jakarta

Pesona Jakarta yang tak pernah pudar menjadikan Abdul bertekad menjemput impiannya untuk menjadi orang sukses di ibukota. Setibanya di Jakarta, Abdul menolong seorang perempuan yang hamper dijambret sekelompok orang. Dan tanpa diduga perempuan yang ditolongnya tersebut adalah anak dari pesilat betawi tersohor, yang bersedia mengangkat Abdul menjadimuridnya.

Sebuah kolaborasi konsep mini musical bernafaskan lenong garapanTeaterAbang None ini menghadirkan Prisia Nasution, Babe Uci dan Atien Kisam yang akan berbagi kisah tentang silat betawi. Dan tentunya Teater Abnon mengangkat beragam peristiwa yang sangat Jakarta dimana harapan dan impian berpadu dengan kerasnya realita dalam tari,gerak dan lagu. (teguh)

Daun singkong daun sawi, Kembang kelapa buah kenari. Gambang kromong dari Betawi, Jangan lupa budaya sendiri.

Jakarta live city that never faded made Abdul decided to come after his dream to be a successful person in the Capital City. When arrived in Jakarta, Abdul was helping a woman who’s almost robbed by a couple of thief. Unexpectedly the woman that he helped was a doughter of the most famous Betawi Martial Arts, and he liked to appoint Abdul to be his apprentice.

A collaboration concept of mini musical with a touch of Lenong by Teater Abang None, presenting Prisia Nasution, one of woman who mastered in Pencak Silat (Betawi Martial Arts), Babe Uci and Atien Kisam whose shared story of Betawi Martial Arts. Teater Abnon also raised various moments which are very identic with Jakarta, where hopes and dreams chime in with the rigors of reality, packaged in dance, move and song (yudi).